👦 Ini
adalah sepenggal kisah atau pengalaman
pribadi selama merantauuntuk mencari ilmu di tanah rantau,yaitu tepatnya.
Daerah istemewa yogyakarta (DIY) yang disebut sebagai kota pelajar nya Indonesia.
Berangkat dari kota. Atambua jam 9 pagi menumpangi bus bersama teman 8 jam perjalanan hingga tiba di kota. Kupang lalu kami bermalam dan beristrihat dirumah saudara, Esoknya hari kami di antar menuju Bandara Eltari untuk check in, setelah itu menuju ruang tunggu untuk menunggu giliran terbang dengan pesewat menuju tempat tujuan 2 jam Perjalanan akhirnya tiba di Surbaya. Di dampingi sama kakak teman yang sudah lebih dulu belajar di Surabaya untuk berkeliling kota, dengan polosnya melihat gedung-gedung pengcakar langit melongo, terdiam kaku dalam hati berkata ini kaya di filem-filem di televisi tapi sekarang bisa langsung dilihat 2 minggu di surabaya akhirnya harus memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke jogja tempat dimana tujuan belajar.
🎿 Buruh Kasar
Minggu pertama di jogja harus
sakit, karena tubuh mulai menyesuaikan dengan iklim setempat dan kehabisan uang
pada saat itu, bingung mau berbuat apa dan mau minta ke siapa?
dengan keadaan sakit harus kerja buruh (Kulih Bangunan) bersama senior yang sudah lebih dulu belajar
disana demi mendapatkan uang.
🚗🛂 Tukang Parkir
Pada saat itu pun ada kesempatan yang datang tak terduga hingga harus memutuskan menjadi tukang parkir di depan toko, penghasilan nya yang di dapat cukup membantu kebutuhan sebagai seorang mahasiswa.
🛃♻ Tukang Trasnsit Jalanan
📺 Tukang Service Laptop
(Komputer)
Sebagai mahasiswa
informatika maka tak luput dari pertanyaan orang awam bisa instal
laptop,komputer,parabola dll. yang berhubungan dengan Electronic. Mencoba
menentang diri dengan sebuah pekerjaan yang sebenarnya tak ada hubungan nya
dengan bidang ilmu yang di dapatkan alhasil dari pekerjaan yang dilakukan
dengan sepenuh hati mendpatakan sedikit pengalaman.
🙍 Guru
Sebelumnnya yang tak pernah di sangka-sangka. Mengambil bidang informatika tidak berkaitan dengan pekerja’an yang sedang di geluti sekarang, dengan izin tuhan mencoba, bulan-bulan pertama rasanya berat! Dengan latar belakang pendidikan yang sangat berbeda antar dua Negara dimana tidak pernah belajar bahasa tetum, portuguese mencoba terbiasa dengan dua bahasa terbsebut, sulit nya bukan main hampir menyerah tapi tidak. Berdiskusi dengan siswa membuat siswa mengerti dengan apa yang disampaikan itulah yang di jumpai.
Komentar
Posting Komentar